130 Ruang Kelas Rusak Berat

130 Ruang Kelas Rusak Berat

130 Ruang Kelas Rusak Berat

Meskipun sudah menjadi Kota Metropolitan, namun sejulah sekolah dasar (SD) di Kota Bekasi butuh perhatian serius. Pasalnya, ribuan ruang kelas rawan ambruk karena termakan usia.

Pengamat pendidikan Kota Bekasi Imam Kobul Yahya mengatakan, kerusakan ruang kelas dikategorikan  rusak ringan,  rusak sedang,  dan rusak berat.  Kerusakan ruang kelas dengan kategori rusak ringan terdapat 780 ruang, rusak sedang 390 ruang, dan rusak berat 130 ruang kelas.

“Pemerintah daerah tidak pernah jeli melihat kerusakan ruang kelas yang ada di sekolah-sekolah, mereka hanya melihat berdasarkan kasat mata. Makanya itu juga yang menjadi perbedaan data lapangan dan data yang ada di dinas.”tegasnya.

Imam mengaku data yang dimiliki Dinas Pendidikan terkait jumlah ruang kelas

yang rusak sangat berbeda. Karena mereka tidak pernah melaporkan ke pusat data pendidikan tiap tahunnya. “Seharusnya mereka melaporkan data pendidikan soal sarana prasarana sekolah di pemerintah pusat. Tapi kenyataannya tidak ada,” ujarnya.

Menurutnya,  untuk sekolah yang ruang kelasnya dikategorikan rusak ringan bisa saja langsung di perbaiki menggunakan dana BOS dengan cara melaporkan ke Dapodik dulu. Sebab, setiap dana perbaikan sudah dialokasikan oleh pemerintah pusat maupun provinsi.

“Karena sampai sekarang banyak sekolah yang belum mendapat bantuan sama sekali.

Terlebih lagi kemarin kota Bekasi sudah tidak dapat dana DAK (Dana Akolasi Khusus). Hal itu di karenakan Bekasi di anggap kaya,  karena bisa membebaskan anak anak kota Bekasi dari biaya pendidikan,”terangnya.

Imam menambahkan,  saat ini kota Bekasi kembali menampatkan DAK sekitar Rp15 milliar.

Diharapakan dengan dana tersebut pemerintah bisa langsung sigap untuk membangun ruang kelas yang rusak.

“Saat ini sudah ada 130 ruang kelas yang rusak berat hingga sudah menyatu dengan tanah.  Sebelum adanya pembangunan di lebih dahulukan penghitungan aset di setiap kelas.  Karena setiap gedung ada nilai asetnya tiap tahun menyusun, ” tutupnya.

 

Baca Juga :