Keberhasilan Mission Impossible di Gua Tham Luang, Thailand

Keberhasilan Mission Impossible di Gua Tham Luang, Thailand

Keberhasilan Mission Impossible di Gua Tham Luang, Thailand

BERMULA pada Sabtu (23/6), setelah anak-anak anggota tim sepak bola itu selesai berlatih, mereka memasuki Gua Tham Luang bersama pelatih mereka. Namun, mereka tidak bisa keluar karena saat berada di dalam gua tiba-tiba hujan turun, langsung merendam tempat itu, dan menutup jalan keluar mereka. Akhirnya mereka terpaksa masuk lebih dalam mencari tempat perlindungan.

Sehari, dua hari, dan sepekan, satu pun anggota klub dan asisten pelatih

itu tidak kunjung pulang. Hingga ditemukan sebuah sepeda dan sepasang sepatu bola di mulut Gua Thum Luang di kawasan Hutan Khun Nam Nang Non, Distrik Mae, Chiang Rai, Thailand.

Dua penyelam sukarelawan dari Inggris, Rick Stanton, 56, dan John Volanthen, 47, dipanggil secara khusus oleh pemerintah Thailand untuk menelusuri gua demi mencari keberadaan anak-anak itu. Keduanya penyelam profesional yang sering melakukan penyelamatan gua, tetapi mereka tetap memiliki pekerjaan lain di Inggris. Stanton bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran dan Volanthen ialah insinyur internet di Bristol.

Pada hari kesembilan sejak ke-12 anak-anak dan asisten pelatih itu hilang, akhirnya mereka ditemukan bergerombol di sebuah landasan batu. Selama periode itu, mereka bertahan hidup dengan meminum air yang menetes di dinding gua.

Misi ini melibatkan tim penyelamat dari Thailand, AS, Inggris, Australia

, dan negara-negara lain. Misi yang berbahaya ini bahkan menelan korban jiwa. Seorang mantan anggota angkatan laut Thailand SEAL meninggal pada Jumat (6/7) saat mengisi tabung oksigen yang ditempatkan di sepanjang rute perjalanan di gua.

Dua remaja laki-laki pertama muncul pada Minggu

(8/7) senja dari dalam gua. Selama dua hari itu delapan anak telah dikeluarkan tim penyelamat dari dalam gua. Kelompok terakhir dari 12 anggota tim sepak bola Wild Boars dan pelatih mereka dibawa keluar dari Gua Tham Luang, dekat perbatasan dengan Myanmar, pada Selasa (10/7).

 

Baca Juga :