Manfaatkan Teknologi untuk Pembelajaran

Manfaatkan Teknologi untuk Pembelajaran

Manfaatkan Teknologi untuk Pembelajaran

Guru diharapakan dapat menghadapi perkembangan dengan terus mengembangkan diri.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi. Hadadi mengatakan, walaupun teknologi berkembang pesat, teknologi sampai kapanpun tidak bisa menggantikan peran guru. Justru guru harus memanfaatkan teknologi tersebut berkembang sebagai pendukung pembelajaran dan penambah wawasan.

”Guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi. Mungkin untuk hal-ha tertentu dapat terbantu, tapi guru sebagai teladan, guru sebagai pendamping, guru sebagai konsultan, ini tidak bisa digantikan oleh mesin. Termasuk di dalamnya penguatan pendidikan karakter. Sekarang mudah mengakses apapun dari internet. Guru dapat menggunakannya untuk mencari bahan ajar, hasil-hasil penelitian, dan lainnya,” ujar Hadadi.

Seperti yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat

, Iwa Karniwa mengatakan tantangan para guru ke depan semakin berat dengan munculnya revolusi industri 4.0. Era dimana perubahan industri manufaktur yang terintegrasi dengan sistem online. Maka diperlukan guru yang professional, mampu mengikuti perkembangan jaman khususnya digitalisasi industri dan e-commerce.

”Guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat. Dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dengan kompetensi global,” ujar Iwa.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan RI, Putra Wisnuaji mengatakan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan orangtua. Sedangkan menurut UUD Nomor 23, pendidikan itu merupakan tugas pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Jadi kami sangat berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama-sama menyelesaikan PR-PR yang masih banyak. Terutama dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru,” ungkapnya seperti dilansir laman Disdik Jabar.

 

Baca Juga :